Sambut Sensus Ekonomi 2026, Berikut Persiapan BPS Klaten
Klaten - Jelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 pada bulan Mei mendatang, Badan Pusat Statistik (BPS) Klaten tengah melakukan sejumlah persiapan. Kepala BPS Klaten Cahyo Kristiono menyampaikan hal tersebut saat mengisi sesi dialog Obrolan Serap Aspirasi (ORASI) bersama LPPL RSPD Klaten, Kamis (22/01/2026)
Cahyo menjelaskan, fokus utama Sensus Ekonomi 2026 adalah pendataan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Usaha Menengah Besar (UMB), termasuk usaha perekonomian lain. Nantinya Data yang dihasilkan akan menjadi acuan penentu arah kebijakan ekonomi nasional mendatang.
Cahyo menegaskan, partisipasi aktif dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan sensus. Ia menjamin seluruh data responden terjaga kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan publik secara kolektif.
“Kemampuan komunikasi petugas adalah soft skill krusial untuk membangun kepercayaan dengan responden di lapangan, termasuk kemampuan digitalnya”, ungkap Cahyo
Untuk pelaksanaan sensus, BPS Klaten akan mengerahkan lebih dari seribu petugas guna menggali informasi dan data yang valid kondisi usaha responden. Cahyo berharap Sensus Ekonomi 2026 akan menghasilkan basis data yang relevan, akurat, dan konsisten, sebagai penentu arah kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.
"Sensus Ekonomi bukan hanya soal deretan angka, tetapi langkah nyata dalam mencatat sejarah ekonomi Indonesia untuk menentukan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran," pungkas Cahyo.
Adapun tahap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diawali dengan persiapan dan rekrutmen petugas pendataan di awal tahun, disusul pendataan lapangan mulai bulan Mei hingga Juli mendatang, dan pengolahan data responden pada Agustus hingga September 2026. (Rif)
What's Your Reaction?