Dari Keluarga Hingga Desa, Klaten Perkuat Lingkungan Aman Bagi Anak dan Generasi Muda
KLATEN - Dialog Obrolan Serap Aspirasi (ORASI) yang mempertemukan Bupati Klaten dengan Forum Anak Kabupaten Klaten di studio LPPL RSPD Klaten berlangsung hangat dan penuh keakraban, Senin (19/01/2026).
Perbincangan tersebut membahas isu yang dekat dengan kehidupan anak-anak, yakni pentingnya membangun lingkungan aman yang dimulai dari keluarga, sekolah, hingga desa.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan bahwa dengan jumlah penduduk sekitar 1,3 juta jiwa, generasi muda dari kalangan milenial, Gen Z, hingga Gen Alfa saat ini jumlahnya mendominasi. Hamenang menilai, munculnya potensi besar tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab untuk memastikan anak-anak tumbuh dalam rasa aman dan nyaman.
“Anak-anak adalah aset masa depan. Jika mereka merasa aman, mereka akan lebih mudah mengembangkan potensi dan meraih cita-cita,” ujarnya.
Di sesi dialog, Forum Anak Kabupaten Klaten menyebut saat ini masih ada anak yang belum berani mengadu saat mengalami perundungan atau kekerasan. Menanggapi pertanyaan tersebut, Bupati Hamenang menjelaskan saat ini Pemkab Klaten telah menyiapkan sistem pelaporan dan perlindungan yang terintegrasi.
“Layanan pelaporan yang kami siapkan melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak yang terhubung dengan layanan digital Lapor Mas Bup, sehingga bisa melapor secara mudah, aman, dan rahasia,” jelas Hamenang.
Selain perlindungan, partisipasi anak juga menjadi perhatian. Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), baik dari tingkat desa hingga kabupaten, rutin melibatkan Forum Anak Kabupaten Klaten agar aspirasi mereka terakomodasi terakomodasi sejak tahap perencanaan pembangunan.
“Kami komitmen menciptakan lingkungan ramah anak lewat pengembangan ruang publik dan fasilitas penunjang bagi anak muda, seperti fasilitas olahraga, ruang kreativitas, serta rencana pembangunan Creative Hub. Kemudian di bidang pengembangan diri, juga dibuka berbagai peluang melalui pelatihan kewirausahaan, digital marketing, hingga program magang ke luar negeri,” beber Bupati.
Menutup dialog, Bupati Hamenang mengajak generasi muda Klaten untuk berani mencoba hal-hal positif, menggali potensi diri, dan tidak takut gagal.
“Jadi membangun lingkungan yang aman bagi anak bukan hanya soal kebijakan, namun juga tentang mendengar, mendampingi, dan tumbuh bersama generasi masa depan,“ pungkasnya.
Seperti diketahui, saat ini Kabupaten Klaten telah meraih predikat sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Nindya. Pemkab Klaten kini terus berupaya meningkatkan kualitas perlindungan dan pemenuhan hak anak, dalam upaya mencapai predikat tertinggi, yakni Kabupaten Layak Anak Utama. (Rif)
What's Your Reaction?